ITS NU Pekalongan Diresmikan, Diproyeksikan Jadi Universitas Nahdatul Ulama

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir resmikan Institut Teknologi dan Sains (ITS) Nahdatul Ulama Kabupaten Pekalongan. Peresmian tersebut menambah adanya perguruan tinggi yang ada di Kota Santri setelah diresmikannya gedung IAIN di Kecamatan Bojong dan Univeesitas Diponegoro di Kajen. Diterangkan Ketua PBNU Hanif Saha Ghofur, kampus yang terletak di Kedungwuni tersebut merupakan Perguruan Tinggi (PT) ke 33 di Jateng. Dan sekarang NU memiliki sebanyak 228 PT di seluruh Indonesia.

"Politeknik Pusmanu Pekalongan bakal melebur dengan ITS NU dan akan diproyeksikan menjadi Universitas Nahdatul Ulama," katanya dalam peresmian ITS NU di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Senin (31/12/2018). Sementara itu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, mengatakan berdirinya Kampus ITS NU menambah semaraknya dunia pendidikan di Kabupaten Pekalongan. "Kami ingin terus mengembangkan dunia pendidikan, dan hasilnya di Kabupaten Pekalongan terdapat enam Perguruan Tinggi swasta dan tiga Perguruan Tinggi Negeri," jelasnya.

Banyak Perguruan Tinggi diharapkan bisa menggugah para pelajar untuk meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pasalnya di Kabupaten Pekalongan terdapat sekitar 6 ribu lulusan SMA, dan yang melanjut ke jenanjang lebih tinggi tidak sampai 1.500 atau hanya 20 persen.

“Setidaknya ada dua hal yang ingin dicapai dengan berdirinya perguruan tinggi. Yang pertama untuk stimulus perekonomian guna menurunkan angka kemiskinan. Dan kedua untuk mewujudkan terciptaknya pendidikan murah dan berkualitas segera terwujud dengan hadirnya banyak kampus,” tambahnya.